Categories
Otomotif

Gading Marten Enggak Komplain Pembangunan

Gading Marten adalah salah satu selebriti Indonesia yang doyan moge (motor gede). Ia mengakui, sempat beberapa kali gonta-ganti motor, dari Suzuki Bandit ke Ducati, lalu dari Ducati beralih ke Harley-Davidson Forty-Eight. “Di rumah ada (Harley-Davidson) Forty-Eight sama BMW R Nine T. Sudah lama hobi motor.

Pertama banget saya pakai Suzuki Bandit, lalu pakai Ducati. Itu dulu, sudah lama banget tahun 2000-an,” ungkapnya. Aktor berusia 34 tahun ini memang sengaja ganti motor ke H-D karena jarang ikut turing serta menurutnya memang paling enak buat diajak jalan santai dan city tour. “Turing jarang, makanya gue ngambil Forty Eight.

Karena paling enak untuk city tour, paling nyempetin aja (turing) kaya waktu itu ke Bandung,” katanya. Walaupun suka moge, bukan berarti dalam aktivitas sehari-hari Gading menunggangi moge. Ia lebih memilih naik mobil ketimbang moge untuk menembus kemacetan Jakarta. “Kalau sehari-hari naik mobil, Jakarta kan jalanannya bikin cape.

Jadi weekend nunggu temen-temen ngumpul baru pakai motor,” ujar Gading. Suami dari Gissela Anastasia itu mengakui bahwa kemacetan Jakarta memang parah, tetapi Gading mendukung pemerintah untuk terus melakukan pembangunan infrastruktur demi menunjang aktivitas jalan Jakarta yang selalu padat, apalagi pada jam-jam sibuk.

“Pembangunan di mana-mana, jadi kita harus sabar. Gak mungkin kan dibangun sekarang terus langsung jadi. Dampaknya kita harus nikmatin samasama juga. Kalau kita mau komplain, gimana komplain sama pemerintah? Kalau pemerintah enggak bangun malah lebih berantakan. Jadi harus dinikmati dan dicari selanya, (misalnya) berangkat harus lebih pagi, lebih cepat,” ungkap Gading.